"Huuuu... Hiks... Mama... Tolong Tasya Maaaa... Hiks hiks..." Kasya terbangun ketika mendengar suara tangisan yang ternyata bersal dari Tasya. Setelah mendudukan diri di sofa kamar tempatnya berbaring, Kasya mendekat menghampiri Tasya. Terlihat Tasya menangis dalam keadaan tak sadar, kedua tangannya menutup wajah. "Mamaaa... Hiks... Tasya takuut maaa.." "Sya.. Tasya..." Kasya duduk di samping Tasya, menangkup kedua pipi Tasya setelah melepas tangan yang menutup wajah gadis itu, "Hei Sya, tenang," Panggil Kasya lembut. "Mamaa...." "Sya... Tenang ya Sya... Ini gue Kasya... Lo aman." Tangisan Tasya mendadak reda meski masih terdengar isakan kecil. Kasya mengusap lembut kedua pipi Tasya yang lembab karena air mata. Nafas Tasya mulai terdengar teratur, Tasya kembali tertidur. Kasya ters

