Semangat kerja Tasya hanya bertahan beberapa jam duduk di depan laptopnya, sisanya ia gunakan untuk berbaring di sofa ruangannya. Reyna memang melarang Tasya untuk berkeliling dan bersedia menggantikannya hari ini sehingga Tasya hanya bekerja di ruangan saja karena cukup banyak juga yang harus ia selesaikan. Tubuhnya masih terasa sangat lelah padahal tadinya baik-baik saja. "Lagian lo disuruh istirahat ngga mau, kayak ngga ada terjadi apa-apa gitu kemarin, padahal lo sampe pingsan." "Tapi memang beneran tadi gue masih enakan kok Rey, mungkin karena tadi gue terlalu memaksa kerja makanya langsung drop lagi gini." "Makanya jangan sok kuat, sekuat-kuatnya manusia pasti ada batasnya juga kali." Tasya memanyunkan bibirnya. "Lo mau gue panggilin Kasya aja? Siapa tau semangat lagi." "Janga

