Setelah memesan teh pada pegawai yang ada didekatnya saat Tasya pingsan, Reyna menyusul Kasya yang sudah membawa Tasya ke ruangan. "Gimana Sya? Tasya makin drop?" Kasya memeriksa sejenak denyut nadi Tasya yang sudah dibaringkan di sofa lalu menatap Reyna, "Sebenarnya yang menyebabkan Tasya seperti ini adalah rasa lelahnya. Mentalnya sedang lelah karena masalah kemarin dan berimbas pada fisiknya. Jadi membuatnya mengeluarkan emosi yang berlebihan seperti tadi karena keadaan dia yang sedang kurang stabil." "Ya ampun Tasya." "Yang dia butuhkan adalah istirahat total sampai keadaan mental dan fisiknya pulih kembali. Tapi masalahnya, hal itu sulit dilakukan, belum lagi masalah yang baru saja diterimanya." "Gue juga ngga mungkin sembunyikan Sya, lo dengar sendiri kan apa yang tadi dia bilan

