Pesan yang diterima Reyna kemarin cukup mengganggu Tasya, semalaman dirinya sulit tidur karena terlalu banyak yang dipikirkannya. Hingga lewat dini hari barulah Tasya dapat tertidur sejenak. Setelah bersiap untuk berangkat ke toko, Tasya keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah ruang makan. "Kamu kenapa?" Tasya sedikit terkejut, menatap Kasya yang sudah berada di hadapannya, "Eh, Kasya?" "Kamu sakit?" Tasya menggeleng sekilas, tersenyum samar, "Engga kok Sya, kamu kok di sini? Ngga di ruang makan?" "Papa Mamamu barusan berangkat, tadinya aku mau panggil kamu di kamar karena belum keluar." "Oh iya aku baru selesai, kamu udah lama ya nungguin?" Karena kurang tidur, Tasya bangun sedikit kesiangan meski belum terlambat untuk ke tokonya. Kasya menatap sekilas jam tangannya, "Belum lama

