Tasya tersenyum senang menatap ke arah bangunan yang sudah hampir selesai direnovasi. Setelah mengantarkan Kasya ke rumah sakit, Tasya mengajak Leon mampir sejenak ke tokonya yang sudah mendekati kata selesai dibangun kembali. "Jadi di ruko yang lo kontrak nanti, lo tutup? Balik ke sini lagi?" Tanya Leon yang berdiri di samping Tasya. "Belum tau, kemungkinan tetap gue buka atau hanya di toko gue yang ini, yang disana ngga dilanjut kontraknya." "Lo ngga berminat jadikan cabang aja?" "Mau sih, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan Yon." "Misalnya?" "Penambahan perabot serta alat-alat. Kalau gue buka cabang, artinya harus menambah perlengkapan dapur karena ngga mungkin kan dibagi dua?" "Iya lo bener." "Lalu, gue juga harus menentukan siapa yang bisa memegang cabangnya karena gue

