Tasya terbangun dengan mata sedikit bengkak. Dirinya ingat jika semalam tertidur setelah lelah menangis. Ketika bangun, hoodie Kasya masih dipelukannya. "Hahh... Kapan ya yang punya hoodie yang bisa gue peluk?" Gumam Tasya memanyunkan bibir lalu turun dari kasurnya. Perlahan Tasya masuk ke kamar mandi untuk merendam diri dengan air panas agar tubuhnya sedikit rileks. Setelan mandi dan berpakaian, Tasya menatap pantulan dirinya di depan cermin yang biasa ia gunakan untuk berdandan. "Wah mata gue," Tasya memperhatikan kedua matanya, "Untung udah redaan bengkaknya," Tasya langsung memoles wajahnya dengan make up natural yang biasa ia gunakan jika pergi bekerja. Tasya turun ke ruang makan, tidak ada siapapun di sana. Tasya memang bangun sedikit lebih siang dari biasanya. Tasya mendapati s

