29 - Gengsi

1472 Kata

Tasya menopang dagu dengan kedua tangannya yang diletakkan di atas meja sambil menatap seorang dokter tampan yang sedang fokus dengan laptopnya. Jam istirahat memang belum tiba namun Tasya sudah berada di ruangan Kasya karena hari ini toko sedang tidak terlalu ramai sehingga Reyna mengizinkannya untuk mengunjungi dokter kesayangannya itu. Keduanya tadi bertemu di depan pintu ruangan. Kasya baru saja selesai mengecek beberapa pasien yang ditanganinya. Dirinya hanya diam menatap Tasya yang sudah memasang senyuman dan meminta izin untuk ikut masuk ke dalam ruangan. Dua puluh menit pun berlalu tanpa seorangpun mengeluarkan suara. Kasya terlalu fokus dengan pekerjaan sedangkan Tasya sibuk menikmati pemandangan indah di depannya. Awalnya Kasya tidak peduli, namun lama-kelamaan dirinya merasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN