Sejak pagi Reyna sudah berada di kamar Tasya, sibuk menyiapkan penampilan Tasya karena siang nanti merupakan pembukaan kantor sang Papa yang baru. Hari ini, toko Tasya sengaja ditutup. Hanya untuk hari ini, semua karyawan diliburkan terlebih dahulu. "Ngga usah terlalu berlebihan ya Rey dandannya," Pinta Tasya melihat Reyna sedang sibuk menyiapkan peralatan kosmetiknya di kamar Tasya. Reyna memang senang mengoleksi macam-macam kosmetik serta perawatan wajah, dan Tasya tau itu. "Lo ini gimana sih?" Tanya Reyna tanpa menatap Tasya, "Hari ini kan lo bakal dikenalin ke banyak orang penting, jadi lo harus tampil cetar membahana dong say!" Tasya memutar sekilas bola matanya, "Gue mau datang acara pembukaan kantor Papa gue bukan mau nikah!" "Yah beda dong Sya, ini ngga akan setotal make up nik

