Pagi ini Tasya merasa perasaannya jauh lebih baik dari biasanya, Kasya alasannya. Sebuah pesan dari Kasya yang dibacanya ketika baru saja mengumpulkan kesadaran membuat Tasya yakin jika apa yang terjadi kemarin merupakan hal yang nyata. [Arkasya: Ingat, jangan berpikir yang kemarin hanya mimpi.] Tasya tersenyum dengan pipi bersemu merah membaca pesan Kasya yang meyakinkannya. Turun dari tempat tidur, Tasya segera masuk ke kamar mandi. Selesai mandi dan berpakaian rapi untuk pergi bekerja, Tasya turun ke ruang makan karena biasanya kedua orang tuanya sudah berada di sana untuk sarapan pagi. Namun pagi ini Tasya merasa ada penambahan anggota di ruang makannya. "Lho Kasya?" Tasya segera mengambil tempat di samping Kasya, "Udah dari tadi?" Tepat di hadapan sang Mama. "Belum lama kok," Kas

