43. Papi

1172 Kata

“Gio jadi kan datang malam ini?” tanya Papi pasa Cyn di ruang TV, seperti biasa Cyn menemani Sabian menonton dan sekalian belajar tentang alfabet persiapan dia masuk TK. Pasti akan di ajarkan tetapi Cyn tidak mau kalau anaknya kaget nanti ketemu hal baru. “Jadi, aku udah bilang.” Menoleh kepadanya Papinya yang berdiri di samping sofa. “Papi kenapa?” tanya Cyn heran, apa Papinya masih tidak merestui dirinya? “Ngga papa.” berjalan meninggalkan Cyn dan Sabian. Cyn jadi kepikiran sendiri kalau seperti ini. “Itu jei nak,” ujar Cyn mengoreksi Sabian. “Pake nyanyian aja biar kamu cepet inget juga.” “Ei bi si di...” Suara Sabian memenuhi ruangan tersebut. “Grand mi bikin puding dong Sabian,” ujar Mami ikut bergabung dengan mereka pada sofa samping Cyn. “Aku mau. Ambil ya,” izin Sabian.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN