47. Penjelasan

1417 Kata

Cyn masih menangis di tempatnya. Sekarang ia sedang di balkon kamar, anaknya sudah pulang sedari tadi dan langsung tidur, dirinya tidak mungkin menganggu Sabian dengan tangisannya ini. Gio tahu dirinya bohong, tetapi Cyn samasekali tidak bermaksud membohongi lelaki itu, dirinya hanya berpikir memang lebih baik Gio tidak tahu. Cyb sekarang sedang menyesali perbuatannya. Dengan tangan kaku, Cyn mencoba menelpon kembali Gio. Sekarang sudah hampir tengah malam tetapi perasaannya masih belum tenag. Sebenarnya ia sangat takut berbicara dengan lelaki ini, tetapi mau tidak mau harus melakukannya. "Mas maaf," kalimat pertama yang Cyn keluarkan ketika Gio menerima telponnya. "Loh kok nangis?Kenapa kamu yang nangis?" ujar Gio hingung. "Kamu marah." "Ngga marah." "Boong," ujar Cyn dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN