"Kamu ketemu sama Giomu itu emang kapan?" tanga Hendro saat mereka di mobil, mereka dalam perjalanan mengantar Cyn. Cyn tadi menolak keras saat di antar, tetapi pria itu tentu saja menghalangin Cyn. Katanya ini adalah bentuk awal pertemanan mereka. Hendro sudah tobat mengakuisisi hidup Cyn. Karna lelaki itu bersih keras mau ngga mau Cyn menerima ajakan ini, tidak ada topik romantis tentang mereka berdua, Cyn rasa memang alangkah baiknya mereka harus berteman dengan Sabian. "Pas mau ke kafe, mobilku masuk parit terus yaudah di tolongin Mas Gio," ujar Cyn mengingat dulu melihat Gio yang ia lihat sosok dingin dan suka tebar pesona, padal saat mereka dekat, Gio itu sebenarnya hangat dan tidak peduli soal wanita. "Kok bisa?" tanya Hendro penasaran. Akhirnya Cyn menceritakan itu semua saa

