Bab 24

1828 Kata

Diah berusaha tenang, agar sahabatnya tidak tahu keberadaan makhluk halus itu. Dia tidak ingin mereka ikut takut dan malah air ini tidak jadi bisa mereka minum. Diah lebih memilih menatap lurus kearah dinding, tak menoleh sama sekali kearah makhluk halus itu. Diah yakin itu mayat yang terbunuh di sini, Diah yakin mereka tidak tenang karena tidak bisa dikuburkan dengan layak. Geya hendak berbalik dan dengan cepat Diah menahan Geya. Diah tak mau Geya melihat hal itu karena Geya yang paling takut disini. Syukurnya, air sudah masak mereka langsung memasukkan ke dalam botol minum masing-masing sampai penuh. Sedangkan Aarav tidak sengaja ikut menatap arwah itu, dan Aarav melakukan hal sama seperti Diah yaitu Aarav tetap berusaha untuk tenang. *** Malam sudah tiba, jam pun sudah lewat dari ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN