Kedatangan Jennie, membuat Kalila dan Darius malu setengah mati. Kalila yang berada di pangkuan Darius lekas turun, dia bersembunyi di samping Darius yang terlihat tenang. “Ah, Papa lagi main mama-mamaan sama Tante Lila, Nak,” ujar Darius, dia menggaruk pelipisnya yang tidak gatal. Memberikan alasan yang masuk akal agar Jennie tidak berpikir macam-macam. Jennie yang tadinya bingung pun merubah raut wajahnya, bocah kecil itu tersenyum. “Papa sama Tante Lila 'kan udah gede. Main mama-mamaan itu buat anak kecil, Papa,” ujar Jennie, bergerak menaiki ranjang yang ditempati orang tuanya sedikit kesusahan. “Iya, iya, Papa tahu.” “Terus kenapa kalau setiap Jennie ajak Papa main mama-mamaan, Papa selalu nggak mau?” “Oh itu, anu … Papa sibuk, Sayang. Makanya nolak.” Kalila pun keluar dari pers

