Terbang

1320 Kata

Laura masih diam memeluk rantang bawaannya sambil menatap Liam dengan pipi bersemu merah. Emm mendengar Liam mengatakan bahwa dia pacarnya itu seperti mendapatkan emas kiloan! Dia tahu dia konyol, apalagi Liam tidak benar-benar menembak dirinya. Tapi eh tapi, tidak salah bukan berharap sedikit dan akhirnya harapan itu menjadi nyata? Sialan. Laura malah semakin cekikikan sendiri karena membayangkan Liam benar-benar menembak dirinya dan resmi pacaran. Duhhh. "Hey! Laura?" Laura mengerjap. Nyawanya seakan ditarik paksa dari hayalannya dan harus menghadapi kenyataan. Gadis itu sedikit mundur saat sadar Liam berada cukup dekat dengannya. Tidak-tidak. Posisi Liam sebenarnya normal, hanya berdiri di sebelahnya dan menatapnya dengan tangan terlipat. Wajahnya juga biasa saja. Namun, memang das

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN