Sisi Dharma dan Liam

1167 Kata

Malam ini markas yang mereka dirikan di dekat rumah Dharma penuh dengan sampah soda dan kulit kacang kering. Mereka berenam sama-sama menghabiskan belasan putung rokok dan soda kaleng demi menemani Dharma yang terlihat kacau. Dharma, anak satu-satunya dari pemilik Hario's School yang kehilangan ibunya sejak kecil memang kerap merasa stress dan kesepian. Papanya, Antonio juga sering tidak pulang karena urusan pekerjaan yang lumayan banyak. Selain pemilik sekolah, papa Dharma juga seorang pengusaha dengan beberapa cabang besar di beberapa negara. "Bro, gue udah pusing kebanyakan soda. Perut gue kembung bangs*t!" maki Haidar sambil menatap Dharma, memohon agar laki-laki itu mengizinkan mereka pulang. Lagi pula jam sudah menunjukkan angka 2 malam, besok mereka juga harus berangkat sekolah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN