"DITO!" pekik Clara kegirangan, gadis dengan seragam putih abu-abu yang telah dicoret-coret itu berlari ke arah Dito yang baru saja datang. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, Clara sontak memeluk tubuh Dito dengan erat. "Aku lulus! Kamu tahu? Aku senang banget!" Dito yang mendengarnya pun hanya membalas pelukan Clara dan tersenyum bahagia mendengar kabar yang diberikan oleh sahabatnya itu. Usai merasa cukup dengan pelukan mereka, Clara pun melepaskan pelukan mereka dan menatap lekat wajah Dito. Gadis itu seketika mengernyitkan keningnya saat menangkap kerisauan di kedua mata Dito. Mengenal Dito sejak kecil membuat gadis itu sangat mengenali raut wajah Dito saat sedih, senang, maupun tengah marah. Tak ada yang bisa pria itu sembunyikan dari gadis kecilnya. "Ada apa, Dito? Kamu ngga

