"Terima kasih, ya, Pak," ucap Dea usai membayar supir taksi tersebut dengan uang yang untung saja ia bawa di kantung bajunya. Wanita itu pun melangkahkan kakinya mendekati pagar rumah Dito, terlihat di sana ada seorang pria yang berusia sekitar tiga puluh tahunan dengan seragam satpam tengah berjaga. Saat melihat Dea datang, sontak saja pria itu berlari kecil untuk membukakan pagar untuk adik dari majikannya itu. "Silakan, Mbak De. Tumben datang ke sini?" tanya satpam itu ramah. "Lagi kangen sama Kak Dito, Pak. Kak Dito nya ada kan di dalam?" tanya Dea dengan kedua sudut bibir yang disunggingkan. "Iya, Pak Dito baru saja pulang kok. Mbak masuk aja ke dalam," ucap pria itu, mempersilakan Dea masuk. Tatapannya juga jatuh pada bayi yang berada di gendongan Dea, takut kalau bayi itu ak

