Dongeon tower 18
Tak lama aku menunggu, balasan dari Felix terhenti. Dia tidak lagi mengetik sekarang, dan tak lama setelahnya sebuah panggilan video dari Felix masuk ke dalam notifikasi ku.
Aku menghela napas pelan sebelum akhirnya aku menerima panggilan itu.
[Hey b******n! Dari mana saja kau hah! Kau hampir membuatku gila dan hampir mengerahkan pasukan untuk menarik keluar dari tempat itu, sialan!]
Aku meringis seketika, itu adalah ocehan Felix yang paling panjang yang pernah aku dengar selama ini. Dan aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa untuk menjawab pertanyaan darinya.
[Em itu. Aku sedang dalam sebuah perjalanan, dan mungkin ini akan menjadi akhir perjalanan ku kali ini. Setelah menyelesaikan Raid ini. Aku akan kembali.]
Terdengar helaan kasar dari Felix, sebelum akhirnya dia menatapku dengan tatapan rendah yang membuatku merasa tidak enak setelahnya. Sepertinya aku sudah terlalu banyak membuat dirinya cemas, dan karenanya dia te lihat seperti orang gila yang kehilangan anaknya sekarang ini.
[Dan di mana kau sekarang? Kenapa aku tidak bisa melihat posisimu dari Map?]
[Entahlah, aku berada jauh di dalam goa, dan mungkin sebentar lagi aku akan berhadapan dengan Monster bos.]
[Kau ini. Kenapa kau selalu saja membuatku cemas! Lalu apa yang kau butuhkan sekarang.]
Aku menggaruk pipi ku yang tak gatal, sebenarnya aku malu mengatakannya, tapi ini demi kepentingan dan keselamatan ku juga.
[Aku membutuhkan sebuah item yang mampu meregenerasi mana, aku terlalu boros menggunakan mana hingga membuatku sedikit kesulitan untuk menghadapi monster di tempat ini.] Aku maju beberapa senti mendekati layar. [Kau tahu. Di tempat ini ada begitu banyak monster dan aku hampir saja terbunuh.]
[Ck. Kau selalu saja ceroboh! Aku akan mengurusnya untukku, dan segera mengirimkan item itu, tapi sebelum itu. Aku hanya akan memberimu waktu selama empat hari ke depan, jika kau tidak kembali. Aku pastikan aku sendiri yang ada datang ke tempat itu dan menyeret mu keluar dari sana.]
Selalu saja, entah kenapa dia selalu suka mengancam ku dengan ancaman yang sama dengan apa yang sebelumnya. Sepertinya dia memang suka mengancam seseorang dengan kekuatannya, bahkan hanya mendengar hal itu saja sudah membuat tubuh ku menggigil. Sialan. Tekanan dan kekuatan itu benar-benar mengerikan.
[Baiklah! Baiklah aku akan keluar dari tempat ini kurang dari empat hari.]
[Aku mengharapkan itu! Item akan aku kirim secepat yang aku bisa. Kau bertahanlah selama waktu itu!]
[Tenang saja, aku akan bertahan. Bahkan tanpa item itu.]
[Ck. Jangan terlalu sombong! Aku akhiri. Dan tunggu item itu datang!]
"Iya iya! Sampai jumpa dan selamat bekerja!"
Aku terdiam ketika panggilan video berakhir. Ini akan menjadi semakin sulit untukku, aku tidak berkembang sekalipun selama perjalanan ini. Bahkan setelah sekian banyak pertarungan yang aku lalui. Aku tidak memiliki peningkatan yang pesat. Aku hanya mendapat pengalaman dan beberapa keterampilan, tapi level yang aku miliki tidak berkembang sedikitpun. Justru Augus malah semakin berkembang seiring berjalannya waktu.
Dia terus saja naik level, dan levelnya yang sekarang sudah menyentuh di level 50, itu benar-benar cepat untuk seumur pedang seperti dirinya.
[Apa yang kau pikirkan!]
"Tidak ada." Aku tidak bisa berkata jujur kepadanya. Ini akan sulit untuk ku terima, apalagi ketika aku masih saja berada di level satu dan hanya mendapatkan bonus status tambahan ketika aku menggunakan Augus, lalu apa yang akan terjadi ketika aku bertarung tanpa Augus di tanganku.
[Kau terlihat murung. Apa ada yang mengganggu mu?]
Mendengar pertanyaan yang sangat jarang aku dengar dari Augus aku tersenyum kecil. "Apa kau mengkhawatirkan ku?"
[Cih! Jangan besar kepala, aku hanya tidak suka jika pertarungan nanti terganggu karena kau mencampakkan masalah pribadi dengan pertarungan, itu hanya akan membuang nyawamu dengan percuma!]
Aku tertawa kemudian, itu adalah kalimat untuk seorang yang tengah malu dan lebih mengedepankan egonya sendiri. Sepertinya dia memiliki harga diri yang cukup besar. Sampai tidak mau mengakui jika dirinya cemas dengan keadaan ku.
[Hei ....]
"Huh? Kenapa?"
[Aku merasa jika aku sama sekali tidak berkembang setelah melahap inti core dari para goblin dan monster di tempat ini.]
Mendengar hal itu aku langsung memeriksa status dan level dari Augus. Itu akan memberiku jawaban atas pertanyaan.
Melihat level dan status yang dia miliki, mungkin itu masalahnya, status dan levelnya terlalu tinggi dari pada level goblin dan orc yang ada di tempat ini. Jadi inti core mereka tidak akan berguna untuk Augus. Dia terus bertambah kuat, sedangkan aku jauh tertinggal, walau aku mendapat sedikit bonus status tapi tetap saja, itu masih jauh dari kata kuat.
"Umm. Dengan kondisimu saat ini, sepertinya kau tidak akan bisa berkembang dengannmelahao inti core goblin. Dan sepertinya kita harus memburu monster yang lebih kuat dari mereka, lalu menjual unit core goblin ke pelelangan karena itu akan memberikan kita banyak uang, dan kau akan mendapat inti core yang lebih besar dari ini.]
Itu lebih baik. Karena dengan menjual lalu membeli. Sama halnya berburu monster kuat. Kekuatan uang memanglah gila. Namun, ketikan kita selalu menggunakan uang untuk meningkatkan keterampilan, mungkin hanya kekuatan saja yang berkembang, tapi pengalaman dan keterampilan mereka akan tetap sama, sama-sama tidak berkembang.
"Sebaiknya kita bergerak sekarang. Aku sudah tidak memiliki banyak waktu di tempat ini."
[Apa Felix mengancam mu lagi?]
"Tidak, dia hanya memberi sedikit kelonggaran waktu untukku, dan sebentar lagi dia akan memberikan item yang berguna untuk kita." Aku beranjak dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan. "Jadi sembari menunggu. Mari kita lanjutkan perjalanan kita."
[Sepertinya bukan hanya kau saja yang tidak memiliki banyak waktu lagi, saat ini, aku merasakan jika aura kekuatan ini mulai meredup, dan benar perkataan mu, sebaiknya kita segera bergerak!]
"Aku tahu itu."
Aku melanjutkan perjalanan, dan mengikuti instruksi dari Augus yang menuntunku ke lokasi yang dia tunjukkan, walau lorong ini sangat panjang tapi aku merasa jika pergerakan ku semakin cepat seiring berjalannya waktu.
Bahkan setiap ada goblin dan orc yang menghadang di sepanjang perjalanan aku bisa memusnahkan mer ia dengan mudah. Mengambil inti core yang mereka jatuhkan dan setelahnya aku terus berlari.
Hingga tak lama setelah itu aku sampai di sebuah lokasi yang hampir sama seperti lokasi sebelumnya, di tempat ini memiliki area yang sangat luas dan ada beberapa tumbuhan yang hidup di sana, tidak hanya itu saja, aku bisa merasakan aura kehadiran dari beberapa monster yang cukup berbahaya. Dan memiliki level yang lebih tinggi dari goblin sebelum.
Entahlah, sepertinya aku berjalan menyusuri markas monster, yang jika aku semakin dalam menyusuri tempat ini, maka akan semakin banyak monster kuat yang menunggu ku di dalamnya.
"Sepertinya kita akan sedikit kerepotan di tempat ini." Aku tersenyum, merubah Augus menjadi bentuk pedang dan menggenggamnya erat.
[Mereka lebih kuat dari para monster sebelumnya.]
"Tidak masalah, seharunya kau tahu, jika yang bertambah kuat bukan hanya mereka, tapi kau juga sudah bertambah kuat."
[Tentu saja, aku memang kuat.]
Aku tergelak setelahnya, sepertinya Augus memang memiliki sifat yang sangat lucu di sana. Hingga tak lama setelahnya aku menarik kedua sudut bibirku saat mendapati sebuah motif masuk dan itu dari Felix.
[Aku sudah mengirim item yang kau minta. Periksa saja, jika masih kurang katakan padaku!]
Baiklah, mari kita lihat apa yang aku dapatkan, apakah itu akan berguna?
Aku segera membuka ruang penyimpanan dan melihat item yang baru saja dikirim oleh Felix.
[Ring of god]
[Mana regenerasi +500 per detik. stamina regenerasi +1000 per detik. Tambahan kekuatan +250]
Aku terkejut melihat item yang diberikan Felix kepadaku. Itu adalah Item dengan harga yang sangat mahal, benar-benar mahal dan sangat dicari oleh banyak orang. Dan Felix memberiku dengan percuma, ini benar-benar gila.
Ring of God adalah cincin yang memberikan mana dan stamina yang tak kunjung habis. Dan berkat cincin ini sepertinya aku tidak akan kehabisan mana ataupun stamina.
Aku tersenyum melihat item ini. Dengan regenerasi mana sebanyak 500 perdetik maka aku tidak perlu khawatir lagi dengan mana yang akan Augus habiskan, walau semakin dirinya bertambah kuat. Maka semakin banyak konsumsi mana yang dia gunakan. Dan sekarang aku tidak perlu takut lagi akan kehabisan mana di tengah pertarungan.
"Baiklah, sepertinya sekarang aku akan bersenang-senang dengan mu." Aku tersenyum puas, jika biasanya aku akan menggunakan pistol, maka sekarang tidak ada salahnya aku mencoba merubah Augus menjadi senjata Laras panjang, walau ini akan memakan banyak mana, tapi tidak akan berpengaruh karena pengguna mana senjata Laras panjang hanyalah 250 perdetik, dan aku bisa mendapat mana 500 perdetik setelah memakai ring of God.
[Hey apa yang kau pikirkan!]
"Tidak ada aku hanya ingin bersenang-senang dengan mu."
[Jangan bertindak bodoh sialan! Aku tidak ingin mati di tempat ini!]
Aku tahu Augus cemas dengan keterampilan ku dan mana yang dia miliki, tapi dia juga sepertinya tidak menyadari jika ada sebuah perubahan yang terjadi pada dirinya sekarang.
"Tenanglah, dan lihat saja."
Aku sudah siap sekarang, bahkan ketika aku melihat beberapa orc datang kepadaku, seketika itu juga aku langsung menembakkan beberapa peluru mana yang membuat para monster ambruk Seketika. Tidak sampai lima menit. Semua monster sudah tergeletak tak berdaya di hadapan kami.
Suara tembakan beruntun menjadi dentuman yang sangat indah dan menggelegar, itu adalah sebuah nyanyian yang sangat bagus. Aku benar-benar puas sekarang.
[Kau...!]
"Hebat bukan?" Ucapku dengan bangga.
[Mana ku, apa yang kau lakukan huh?]
"Aku menyebutnya sebagai kekuatan item." Kataku puas, inilah yang disebut dengan item mahal, aku bisa mengeluarkan potensial Augus dengan sangat baik.
[Sial! Sejak kapan kau mendapatkannya?]
"Sebelum kita menghadapi para monster ini. Aku sengaja meminta Felix untuk mencarikan aku item untuk meregenerasi mana yang kau gunakan. Dan sekarang ketika aku memiliki item ini. Kita tidak perlu cemas lagi akan kehabisan mana."
[Kau benar-benar licik, sialan aku baru tahu kau benar-benar menggunakan otak mu!]
"Terima kasih atas pujian mu."
Aku tersenyum puas, sembari melanjutkan perjalanan ini. Aku berusaha untuk melihat sekitar. Apakah akan ada monster yang menghadang nantinya.
Hingga beberapa langkah, aku bisa merasakan hawa keberadaan yang cukup kuat. Aku berhenti dan melihat sebuah pintu yang sangat besar di sana, tapi sepertinya tidak mudah untuk melaluinya, aku terdiam sejenak, menatap bagian pintu itu dengan seksama.
[Sepertinya penjagaan di sana sangat ketat.]
"Aku tahu itu, tapi aku tidak peduli."
Aku pernah mendengar sebuah tempat ini disebut desa Hobgoblin. Tempat itu berada jauh di dalam lorong atau goa seperti tempat aku berdiri sekarang. Dikatakan bahwa goblin yang tinggal di goa akan mengalami evolusi secara bertahap, dan setelah mereka berevolusi menjadi hobgoblin, mereka akan bermigrasi dan tinggal di dalam reruntuhan seperti ini.
Dari informasi yang aku dapatkan, ada tiga jenis hobgoblin di dalam goa seperti ini. Mereka adalah Pejuang Hobgoblin, Penjaga Hobgoblin, dan Pemanah Hobgoblin. Dari ketiga jenis hobgoblin ini, tentu saja mereka memiliki tugas masing-masing di sana.
Hobgoblin Fighter dan Hobgoblin Guard, keduanya mirip dengan versi Goblin sebelum. Mereka bertugas untuk menjaga dan menyerang, dan daya serang yang mereka miliki tidak berlalu kuat. Masalahnya adalah Pemanah Hobgoblin. Meski jumlahnya sedikit, mereka akan mengintai di beberapa titik, dan kemampuan mereka asalah menembakkan panah dari jarak jauh.
Serangan yang sangat merepotkan menurutku, dan cukuo berbahaya karena mereka selalu mengolesi anak panah dengan racun dari beberapa tumbuhan beracun dan bisa hewan liar, itu akan menyebabkan luka dan dampak yang mampu melumpuhkan syaraf dan membuat kita tak berdaya.
Bahkan menurut informasi yang aku dapat. Banyak pemburu yang ketakutan saat bertarung melawan Pemanah Hobgoblin ini. Aku mendapatkan informasi dari orang-orang yang pernah menghadapi mereka, walau aku mendapat informasi dengan cara menguping, setidaknya itu lebih berguna dari pada tidak memiliki informasi.
Dan bukan hanya itu saja, aku masih ingat dulu, ada seseorang yang dulunya adalah seorang pemburu ketika dia masih memiliki kemampuan, dia menceritakan banyak hal kepadaku. Sebagian besar informasinya adalah tentang pengalaman pertempurannya – dan kesombongannya, tetapi Aku mendengarkan dengan penuh perhatian karena itu menarik.
Saat itu aku tidak memiliki keterampilan seperti sekarang. Aku menghabiskan waktuku hanya untuk membimbing orang-orang baru yang baru saja masuk ke dalam menara, dan sedikit membantu para pemburu untuk melakukan pertambangan, dan di sana aku bertemu dengan seseorang itu.
Sekarang aku berpikir jika apa yang dia ceritakan saat itu sangat bergua untuk ku. Sepertinya aku harus mengucapkan banyak terima kasih kepadanya, karena informasi darinya membuat ku berhati-hati ketika melangkah di dalam lorong ini.
[Kenapa kau melambat? Apa kau takut dengan mereka?]
"Diamlah, kau seharunya tahu jika hobgoblin adalah salah satunya monster yang sedikit merepotkan untuk dihadapi!"
[Tetap saja mereka lemah!]
"Aku tidak ingin terburu-buru kali ini. Selain lokasi, suasana dan pencahayaan di tempat ini sedikit berbahaya, aku tidak mau membuat mereka terbangun dan menyerang ku secara bersama, itu akan merepotkan."
[Terserah kau saja!]
Aku mengabaikan perkataan Augus dan memilih untuk mengendap-endap, Karena Hobgoblin bukanlah monster nokturnal, mereka pasti sedang tidur nyenyak sekarang.
Jadi aku hanya perlu membunuh mereka saat mereka tidur itu akan lebih efisien dan lebih cepat dari pada harus menghabiskan banyak tenaga untuk menghadapi mereka semua.
Aku melihat satu. Ada Hobgoblin bersandar dan tidur di pohon besar, Monster itu memiliki tinggi yang hampir sama seperti aku. Walau Fisiknya jauh lebih berotot dan kokoh daripada aku, tapi status yang dia miliki bukanlah apa-apa.
Untuk memastikannya aku mulai mengaktifkan [penilaian] itu akan berguna untuk melihat status mereka dengsn lebih jelas lagi.
– Pejuang Hobgoblin – Lv 12
Daya tahan: 510
Kekuatan Fisik: 540
Sihir: 110
Semangat: 110
Kelincahan: 230
Keterampilan: Penguasaan Pedang dua tangan
Pejuang Hobgoblin, hm? Ada pedang besar di kakinya, jadi dia mungkin menggunakannya untuk menyerang. Skillnya juga cocok, penguasaan pedang dua tangan. Itu akan sangat berbahaya untukku ketika dia sadar nanti.
Statusnya bukan masalah besar di kondisi seperti sekarang, bahkan ketika Aku mendekatinya dengan tenang, aku bisa membunuhnya dengan menebas lehernya secepat yang aku bisa, lalu untuk mengurangi suara yang bisa membangunkan para hobgoblin lainnya, aku mulai mengambil tindakan. Menangkap tubuh monster itu dan menidurkannya dengan pelan, lalu setelahnya aku mulai mengedarkan pandangan, dan dari sisi lain aku bisa melihat satu hobgoblin yang terlihat tengah berjaga di sana.
Sekali lagi aku menggunakan [Appraisal] mengetahui status yang dia miliki, itu akan berguna untuk mengantisipasi serangan dan memperhitungkan apakah aku mampu menghabisinya dengan mudah.
– Pengawal Hobgoblin – Lv 12
Daya tahan: 740
Kekuatan Fisik: 650
Sihir: 110
Semangat: 110
Kelincahan: 110
Keterampilan: Penguatan daya tahan (Sedang)
Itu cukup kuat dari pada hobgoblin yang sebelumnya, dan daya tahannya itu cukup mengesankan, aku harus bisa berjalan dengan pelan dan menghabisinya tanpa suara.
Aku mengubah bentuk Augus menjadi sebuah belati sebelum akhirnya menusuk tepat di bagian leher dan membuatnya terkejut, seketika aku menutup mulutnya dan meminimalisir suara yang keluar karena teriakannya.
[Keterampilan Augus diaktifkan]
[Ketahanan +440, kekuatan fisik +220, kekuatan magis +110, semangat +110, kelincahan +110 telah ditambahkan ke status]
[Penguatan Daya Tahan (Sedang) telah ditambahkan ke keterampilan]
Lagi, entah kenapa di dalam goa ini aku mampu mengambil semua status yang dimiliki oleh para hobgoblin dan semua monster yang memiliki keterampilan, ini seperti menyalin setiap keterampilan dari para monster yang ada.
Kalau begitu, satu yang tersisa… Ah, sepertinya sudah bangun.
Aku merasa ini sangat mudah untuk diselesaikan, tapi ketika aku mengamankan hobgoblin pengawal, satu diantara hobgoblin buang ada terbangun. Dan itu adalah Pejuang Hobgoblin, mungkin di merasakan sesuatu yang tidak normal dan mencoba mencari tahu.
Tapi sayangnya aku tidak membiarkannya begitu saja, aku langsung menikam dirinya dari belakang menggunakan Augus, dan lagi. Keterampilan yang dimiliki oleh hobgoblin ini langsung tersalin oleh Augus.
[Keterampilan rakus diaktifkan]
[Ketahanan +230, kekuatan fisik +340, kekuatan magis +110, semangat +110, kelincahan +230 telah ditambahkan ke status]
[Penguasaan pedang dua tangan telah ditambahkan ke keterampilan]
Ini adalah sebuah keberuntungan yang sangat bagus, bahkan Augus semakin bertambah kuat begitu dia menyerap semua energi dan menyalin keterampilan itu.
Sepertinya setelah aku menggunakan ring of God, semua status yang sebelumnya diubah menjadi energi, kini mampu disalin oleh Augus dengan mudah.
Ini adalah sebuah keuntungan dari pertarungan dan item uang aku dapatkan dari Felix, ini benar-benar berguna untukku.
[Appraisal]
– Fate Graphite Augus – Lv 57
Daya tahan: 8041
Kekuatan Fisik: 8011
Sihir: 2501
Semangat: 2501
Kelincahan: 5591
Keahlian: perubahan, Kerakusan, Penilaian, Membaca Pikiran, Penyembunyian, Penguasaan Pedang Satu Tangan, Penguasaan Pedang Dua Tangan, Penguatan Kekuatan Fisik (Kecil), Penguatan Daya Tahan (kecil), Penguatan Daya Tahan (Sedang).
Aku benar-benar tidak percaya, ini sungguh nyata, kemampuan Augus meningkat sangat pesat. Bahkan ini lebih bagus dari sebelumnya. Dan aku, sepertinya masih banyak monster yang akan aku gunakan untuk memperkuat Augus setelah ini.
Yah, hobgoblin yang tersisa akan menjadi tumbal untuk Augus malam ini.