Aku kembali ketika hari sudah mulai pagi, aku menghabiskan malam di hutan goblin dengan memburu beberapa monster yang ada. Mungkin itu cukup, memungkin juga tidak. Karena pada dasarnya Augus tidak akan pernah kenyang sebelum dia mendapat inti core yang berukuran cukup besar.
Pagi-pagi sekali aku sudah berada di dalam serikat, karena malam tadi aku melakukan perburuan maka pagi ini aku tidak sempat untuk sekedar membuat sarapan, beruntung di serikat menyediakan menu sarapan pagi untuk orang-orang yang akan bekerja ataupun berburu pagi ini. Dan aku sengaja datang untuk mendapatkan jatah ku pagi ini.
Berhubung aku juga memiliki pekerjaan dan akan melakukan perburuan pukul sepuluh nanti. Aku memutuskan untuk sarapan bersama dengan orang-orang yang ada di dalam serikat.
Mereka semua adalah para pemburu yang pada dasarnya bekerja untuk diri mereka sendiri dan menjalankan misi yang di berikan serikat untuk kemajuan serikat juga. Maka kami para pemburu memang diharuskan untuk mengambil misi tiap harinya agar kami misa terus berjalan dan mendapatkan tempat di dalam Serikat.
Dan satu hal yang aku suka dari serikat ini adalah. Mereka tidak pernah membeda-bedakan orang dari segi level dan kekuatan, bahkan kebanyakan dari mereka yang memiliki level tinggi akan dengan senang hati membantu kami para level kecil untuk menjalankan misi, itu bertujuan agar serikat juga mendapatkan koin kontribusi yang cukup, sedangkan para pemburu bisa naik level dengan cepat. Semua diuntungkan di tempat ini. Dan aku tidak perlu menyembunyikan level ku hanya untuk bisa bersaing bersama mereka.
Aku mengambil sarapanku seperti biasanya, hanya sepotong roti, sosis, dan juga nasi dengan sup pagi. Itu sudah cukup untuk nutrisi pagiku.
Dan setelah selesai, aku segera menuju papan misi untuk mengambil pekerjaan hari ini. Aku menghindari misi yang menurutku berat, karena sore nanti aku masih harus membantu Felix dan juga Brain untuk melakukan Raid di penjara bawah tanah. Di sana terkenal dengan tikus yang berbahaya dan kami membutuhkan pemburuan untuk mengambil kunci ruang bos.
Dan untuk menghabiskan waktu aku memilih untuk mengambil misi yang ringan-ringan saja.
Ada sekitar tujuh misi hari ini, dan semuanya tergolong ringan. Tidak ada yang sesulit itu, tapi aku harus memilah untuk mendapatkan momen yang bagus.
Aku melihat sejenak dan melihat daftar misi yang bagus di sana, sebuah misi untuk membersihkan goblin di desa petani yang tak jauh dari pemukiman. Aku memikirkan, mungkin saja aku bisa mengumpulkan informasi dari sana, informasi tentang kelompok Rafael yang belakangan ini membuat keributan.
Sebenarnya aku bisa saja menginformasikan masalah ini kepada Felix, meskipun melaporkan informasi tentang mereka yang merencanakan untuk melakukan sesuatu akan bernilai nol. Aku pikir Felix seharusnya sudah curiga bahwa kelompok Rafal akan melakukan sesuatu yang buruk. Bagian yang penting adalah isinya.
Meskipun Aku pikir tanpa informasi apa pun, jawabannya adalah tidak. Jadi aku berpikir jika aku ingin tahu lebih banyak tentang mereka, lebih cepat untuk menghadapi pihak terkait secara langsung.
Aku telah mencapai kesimpulan ini dalam beberapa hari terakhir ini.
Dikatakan bahwa putra kedua Keluarga Burix mulai menyelidiki tentang monster pengembara di padang rumput goblin dan hutan hob goblin, tempat aku mengamuk saat itu.
Oleh karena itu, Aku memutuskan untuk mengenakan mantel berkerudung hitam, topeng tengkorak, dan menjadi monster pengembara yang ditakuti oleh para pemburu di lantai ini dan orang-orang yang menggunakan sesuatu untuk keuntungan mereka sendiri.
Kadang-kadang, Aku sengaja menunjukkan penampilan ku kepada beberapa kelompok pemburu yang berburu di malam hari. Aku berpikir itu akan berguna jika mereka semakin banyak menyebarkan rumor tentang monster pengembara yang terus mengamuk.
Hanya saja aku baru bisa melakukan ketika malam hari. Sedangkan ketika siang aku harus membantu beberapa pemburu yang ada di dalam serikat untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
Aku mengesampingkan masalah monster Lich. Aku segera mengambil misi untuk membersihkan segerombolan serigala liar sebelum akhirnya aku pergi. Namun sebelum itu langkahku dihentikan oleh seseorang bertubuh besar yang aku temui tempo hari di depan gerbang bos terakhir.
"Apa kau akan mengambil misi itu?"
Aku terdiam sejenak menatapnya. "kau berbicara padaku?"
Dia mengangguk pelan. "Tentu saja."
"Ya, aku akan mengambil misi ini. Karena ku pikir ini misi yang mudah."
"Em ... Bolehkan aku bergabung? Aku selalu ingin membersihkan para serigala liar. Hanya saja ... Kau tahu? Mereka bergerak sangat cepat dan itu akan sangat menyulitkan ku untuk bisa menangkap Mereka."
Aku terdiam. Sebenarnya aku tidak yakin jika mengambil misi semudah ini aku harus bersama dengan orang lain. Pada dasarnya ini adalah misi yang mungkin bisa dikerjakan hanya seorang diri, tapi sepertinya ada yang ingin dia lakukan.
"Apa kau mengincar hadiah keberhasilan?"
Dia menggeleng pelan setelahnya. "tidak. Aku hanya ingin mengambil item drop ketika mereka menjatuhkan taring serigala, itu akan sangat bagus untuk melengkapi persenjataan ku."
Taring serigala. Aku pernah mendengar hal itu. Dan taring serigala biasanya akan dijatuhkan oleh bos monster yang dikalahkan. Dan tidak semudah itu mendapatkannya. Namun, tidak jarang setiap kali kita bisa membersihkan serigala liar, maka akan ada bos serigala yang akan datang untuk menjadi salah satu penghalang bagi kami.
"Baiklah, kita bisa pergi bersama."
Aku mengizinkannya karena saat ini aku juga butuh seorang bertubuh besar yang menggunakan perisai, itu bisa membantu p*********n ku, ketika aku sibuk menyerang. Biasanya pertahanan ku akan kosong dan mereka bisa dengan mudah menyerangku. Aku tidak ingin hal seperti itu terulang lagi. Dan, tidak ada salahnya membantu sesama pemburu di dalam satu serikat bukan.
"Benarkah, terima kasih untuk itu, aku berjanji akan berguna untukmu."
Aku mengangguk dan membiarkan dia untuk berjalan mendahului ku, kita akan segera menuju lantai dua, di mana misi ini berada. Dan untuk turun ke lantai dua aku harus menuju pilar utama di lantai satu dan selanjutnya kami akan segera pergi.
Selama perjalanan kami sering berbincang, dan dari perbincangan itu aku mengetahui jika James, pria besar itu adalah seorang yang berasal dari Afrika, dia seharusnya berada di devisi negaranya, dan bukan malah bergabung di negara Asia, hanya saja satu hal yang menyakitkan terjadi, dia diusir oleh orang-orangnya karena dianggap sebagai orang yang tidak berguna, dan untuk itu dia berkelana, bahkan sampai dibuang dari dalam menara, beruntung saat itu dia bertemu dengan Felix yang kemudian mengambilnya, memasukkannya ke dalam serikat dan menjadikan James sebagai orang terkuat yang ada di serikat.
James adalah seorang tangker, dan dia bertugas menjadi penyerang utama sebelum para fighter dan Assasin melakukan sebuah p*********n, tugas dari seorang tangker adalah melindungi rekannya, membuka sebuah celah agar kami sebagai petarung bisa memberikan serangan yang menguntungkan saat di dalam sebuah pertarungan.
Aku berdiri tepat di depan pintu gerbang yang akan membawa kamu ke dalam lokasi misi, tempat yang tidak terlalu terawat dan menjadi tempat yang sangat jarang dikunjungi beberapa hari terakhir. Itu karena para serigala yang menguasai tempat ini dan membuat orang-orang sulit untuk masuk dan mendapatkan bahan obat yang mereka butuhkan.
Aku selalu menyempatkan diri untuk tidak bersikap gegabah, dengan mempelajari lingkungan yang ada dan mempertimbangkan segala konsekuensinya aku harus bisa memperhitungkan apa yang akan kami hadapi nantinya.
"Kau siap?" Aku menoleh bertanya pada James yang memiliki tubuh besar di sebelahku.
Dia mengangguk sebelum akhirnya aku melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam area, dan benar saja, ketika aku masuk, sekumpulan serigala liar langsung menyambut kedatangan kami. Mereka meraung dan menatap kami dengan intimidasi. Itu adalah sebuah tanda jika kita di larang untuk masuk lebih dalam.
Hanya saja. Kedatangan kami ke tempat ini adalah untuk membersihkan mereka, dan tidak ada alasan untuk kami takut menghadapi para monster ini.
Aku segera mengambil Jess, dia adalah pedang yang sesuai untuk melakukan serangan ini, karena saat ini Augus akan sangat mudah dikenali boleh banyak orang yang menganggap jika aku Lich, untuk itu aku lebih banyak menggunakan Jess.
"Aku akan meminjam kekuatanmu Jess."
(Tentu, tuan.)
Aku mengganggu lalu merubah Jess menjadi pedang, dan seketika itu juga, James langsung mengambil peralatan dan berdiri disebelah ku.
"Aku akan membuka peluang."
Aku mengangguk. Dan saat itu James langsung berjalan dengan perisai di tangan kirinya dan juga pedang besar di tangan kanannya. Dia mengaktifkan skill di mars para serigala kecil akan fokus menyerang dirinya untuk beberapa menitbke depan, itu adalah kesempatan yang bagus, dan aku segera berlari ke arah mereka, menebas mereka satu persatu hingga membuat item drop mulai berjatuhan.
Gunanya seorang tangker adalah. Apapun pekerjaan melawan monster kecil akan sangat mudah dan cepat, terbukti, tidak sampai sepuluh menit area bagian luar sudah selesai. Dan aku bisa bernapas lega, bahkan aku tidak perlu mengeluarkan banyak tenagaku untuk menghabisi mereka.
"Kau masih sanggup?" Aku bertanya karena pada dasarnya James yang mendapat serangan paling banyak sebelumnya, dia menjadi sebuah pilar yang dihajar untuk pertama kalinya sebelum aku datang.
Tapi ketika dia mengangguk pelan, barulah aku melanjutkan perjalanan ini, karena persetujuan darinya adalah sesuatu yang akan berpengaruh pada jalannya pertarungan ini.
Aku menyimpan Jess setelahnya, dan berjalan menyusuri hutan ini. Di keadaan siang hari, hutan sangat bersahabat dan sangat mudah untuk dijelajahi, dan beruntungnya, aku akan bisa menemukan tanaman obat ketika aku berada di siang hari. Ini bisa dikatakan lebih mudah dari pada aku mencari tanaman obat di hutan terlarang.
Aku melihat-lihat untuk mencari sesuatu, karena aku membutuhkan tanaman obat untuk diriku sendiri, itu akan berguna agar aku bisa menyerap lebih banyak bonus yang diberikan dua egoku.
Aku berjalan menyusuri hutan sembari menghabisi beberapa sergiala yang datang menghadang perjalanan kami. Satu dua serigala adalah sesuatu yang mudah, dan aku tidak terlalu membutuhkan bantuan James untuk hal ini. Kecuali ketika aku menghadapi serigala bersekala besar. Aku akan sangat merepotkan untuk itu.
Aku berjalan semakin dalam, hingga akhirnya kami berdua menemukan lokasi bis monster yang ada di bawah pohon besar dan tempat di mana tanaman obat berada, sepertinya tempat ini dipilih karena memiliki aura dan pemulihan diri yang sangat kuat. Itu terasa ketika aku berusaha merasakan hawa keberadaan tumbuhan penyembuh. Dan itulah kenapa para serigala mengambil alih tempat ini untuk mereka sendiri.
Tapi sayangnya, mereka harus musnah demi keamanan para warga yang ada di luar gerbang dan demi orang-orang yang membutuhkan tanaman obat di tempat ini.
Aku segera mengambil Jess. Merubahnya menjadi pedang dan segera saja aku memberikan peringatan kepada bos serigala untuk tidak macam-macam.
James segera berdiri di hadapanku, dia bertingkah seperti tangker pada umumnya buang siap memberikan perlindungan pada rekannya.
Dan tak lama setelah itu pertarungan tak dapat dihindarkan. Bos serigala yang merasa terganggu langsung mengamuk dan menyerang kami secara brutal. James mengaktifkan skillnya hingga membuat serigala itu hanya fokus menyerang ke arahnya, sedangkan aku langsung melakukan bertangan dadakan. Menyerang tiap inci dari bos serigala dan menyerang beberapa serigala kecil yang datang untuk menyerang ke arahku.
Itu adalah pertarungan yang sedikit mudah, karena bagaimanapun kemampuan kami jelas jauh di atas mereka, dengan Jess aku bisa mengalahkan mereka dengan mudah, belum lagi James memberikan peran yang bagus untuk itu.
Tanpa sadar sore datang, dan bos serigala telah berhasil kami kalahkan, itu membutuhkan sedikit tenaga yang lebih banyak dari pada biasanya, aku berusaha untuk memulihkan diri sebelum akhirnya aku bisa bernapas lega. Ya setidaknya aku bisa menyelesaikan satu misi hari ini.
Dan sedikit rasa kecewa datang, ketika aku mendapatkan kabar dari brain bahwa hari ini, sebagaimana mestinya kita akan melakukan p*********n di penjara bawah tanah. Namun rencana itu harus diundur karena kurangnya informasi yang ada. Orang-orang yang diturunkan untuk memeriksa lokasi tikus tanah tidak ada yang bisa kembali, dan kita akan mengundur keberangkatan sampai mereka di nyatakan hilang.
Aku sedikit kecewa karenanya. Dan memilih untuk kembali ke apartemen. Namun selama perjalanan aku mendengar pembicaraan tentang lich si pemburu goblin yang memangsa mereka tanpa tersisa, aku hanya tersenyum untuk itu, siapa yang menyangka jika informasi itu akan cepat beredar di kalangan orang-orang yang terlalu takut dengan kehadiran monster jahat yang akan menyerang mereka nantinya.
===
Karena malam ini aku tidak memiliki aktifitas apapun, aku memilih untuk keluar, aku berpikir untuk berburu dan mengumpulkan sesuatu informasi yang akan berguna nsntinya.
Dan karena banyak orang yang mengatakan sesuatu tentang lich, dari informasi penampakan yang dikumpulkan, aku menjadi terkenal sebagai monster jahat bernama Lich.
Monster yang mengenakan pakaian berkerudung hitam, dan tidak ada daging yang menempel di tubuhnya. Tentu saja, ada bagian yang cocok dengan sosok yang menyamar sebagai aku.
Tidak ada awan di langit malam malam ini, ini adalah malam yang indah untuk berburu. Para pemburu yang membutuhkan material dari goblin mulai membawa senjata mereka ke Goblin Prairie dan Hutan Hobgoblin.
Dan malam ini aku berpikir untuk keluar, aku menjadi Lich dan berlari bebas di Goblin Prairie di bawah sinar bulan malam.
Aku membunuh setiap goblin yang Aku temukan, dan aku membiarkan penampilan ku tertangkap sebentar oleh Warriors dengan sengaja.
Sambil terus mengulanginya, suara-suara khawatir tentang keberadaanku di antara para pemburu berangsur-angsur tumbuh.
Aku telah membunuh sepuluh goblin, dan ketika Aku sedang beristirahat, ada teriakan yang datang dari rerumputan.
"Lich ada di sini! Mayat telah muncul, semua orang lari!"
Seorang pemburu dengan wajah yang parah, menatapku yang mengenakan topeng tengkorak, dan wajahnya membiru saat dia mulai melarikan diri.
Baru-baru ini, Aku dipanggil Mayat. Karena Aku sering disaksikan berdiri di gunung mayat para goblin.
Semua karena Augus, dia selalu saja lapar dan terus saja lapar ketika aku berhasil mengalahkan para goblin maupun Hobgoblin.
Aku adalah tulang pedangku,
Keserakahan adalah tubuhku dan Kerakusan adalah darahku,
Aku telah membuat Augus mengkonsumsi ribuan goblin,
Namun, sepertinya perutnya seperti tidak akan pernah puas,
Jadi saat Aku sedikit mengancam Augus, dia mulai takut dan mampu mengatas kelaparan Tanpa Batas Bekerja!