Bab 39 Datang Lagi

1172 Kata

Esoknya Haradisa datang lagi. Perempuan itu pantang menyerah dengan penolakan dari Sadina. Tujuan Sadina berkata begitu padahal agar dia tidak menemuinya lagi. “Sadinanya ada, Tante?” Sadina baru keluar kamar berhenti di titian tangga teratas saat mendengar suara yang akhir-akhir ini tidak asing di telinga. Ia mengintip dari lantai dua. Pintu utama baru saja dibuka selin, diikuti kemunculan Haradisa di sana. Sadina berdecak pelan melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kiri. Hari Minggu waktunya ke rumah Deral. Bagaimana bisa ia keluar rumah ini jika ada Haradisa. Pasti Selin akan melarangnya. “Sadina ada di kamar. Kamu ke atas aja ke kamarnya. Pintu kamar Sadina yang polos. Kalau sampingnya itu kamar Sajaka. Ya udah, Tante ke belakang dulu ya lagi ngeringin cucian.” “Oh i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN