Ingin Ikut

1548 Kata

Alex memandangi sebuah brosur yang diberikan oleh anak buahnya siang tadi tentang biro tour ke suatu tempat wisata. Dia membolak-balikkan brosur itu. Namun, bukan karena harga atau apalah, tapi pikirannya berkelana karena merasa bersalah pada istrinya. Ya, dia belum sempat mengajak wanita itu untuk berbulan madu. “Suami macam apa aku ini? Kenapa aku baru kepikiran sekarang?” gerutunya, membaca kembali tujuan wisata di brosur itu. Kemudian dia menatap foto istrinya yang cantik. “Wanita ini tentu saja akan senang kalau aku ajak pergi untuk refreshing.” Alex mengurut dagunya dan berpikir kapan bisa mengajak Sarah untuk bersenang-senang. Dia membayangkan wajah bahagia istrinya itu saat diajak pergi. Namun, hati Alex kembali kecewa mengingat istrinya masih dalam masa pemulihan. Setelah be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN