Kenyataan Buruk

1532 Kata

Jessy mengibaskan tangannya di depan wajah Mike yang masih termangu di depan jendela toko roti. Dia masih tidak percaya dengan omongan Jessy tadi bahwa Sarah adalah pemilik toko itu. Terperanjat, Mike menatap wajah Jessy dengan pandangan tak mengerti. “Kenapa kamu masih di sini?” tanya Jessy. “Oh, eh, Jessy, apa tadi yang kamu katakan benar?” tanya Mike lagi. “Tentang apa?” Jessy malah balik bertanya. “Pemilik toko ini adalah Sarah?” Mike menatap wajah Jessy berharap dia mendapatkan jawaban yang pasti tentang apa yang dikatakannya tadi. Jessy tersenyum sambil memutar tubuhnya. Dia menunjuk ke papan akrilik bertuliskan nama toko roti itu. “Lihatlah itu, aku sendiri yang mewawancarai pemilik toko. Nama itu berasal dari singkatan nama Nyonya Sarah dan mendiang ibunya yang juga pan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN