Saya Melihat Sesuatu

1206 Kata

“Jadi, ini rambut siapa?” tanya Devan menatap satu per satu karyawan dengan menelisik rambut mereka. Hari sudah petang saat itu dan cafe telah tutup. Maka, Devan melakukan persidangan di ruang tengah cafe dengan membuat para karyawan berdiri di sana. Tiara yang dihubungi oleh Dara pun ikut marah akan hal itu. Dia berdiri di depan para karyawan bersama dengan Devan, ikut menghakimi para pekerjanya. Rasanya belum pernah ada kejadian memalukan seperti ini di cafe meski sehelai rambut, tapi itu sangat kotor. “Coba, sekarang urai rambut kalian,” titah Devan. Para karyawan yang tampak ketakutan itu mulai melepaskan topi koki dan gulungan rambut mereka. Mereka menyisiri rambut dengan jemari agar terlihat rapi tanpa ikat rambut. Devan memperhatikan, sda dua orang yang berambut lurus sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN