Pengusiran

1623 Kata

“Dia bohong!” pekik Dara memecah keheningan saat semua orang sedang mendengarkan kesaksian Rachel. “Diam kamu, Dara!” perintah Devan mulai menatap wanita itu dengan pandangan tidak suka. Dia mulai percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rachel. Devan yakin bahwa rasa iri Dara membuatnya bertindak senekat itu. Seketika wajah Dara makin memucat saat Devan membentaknya. Mulutnya langsung terkunci. Keringat dingin mulai mengucur di dahi dan tangannya mulai dingin. “Ya, saya bersumpah Kak Dara yang melakukannya!” tegas Rachel menunjuk pada Dara tanpa rasa takut. Semula, Rachel tidak ingin ikut campur, tapi kata hatinya berkata bahwa dia harus mengatakan yang dia lihat. Selain itu, Rachel merasa berutang budi pada Sarah karena pernah suatu ketika dia terlambat datang dan Sarah mengatakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN