Tengah malam, Sarah mendapati Alex sudah berada di sampingnya lagi. Dia terperanjat kaget mengetahui bahwa pria itu sudah tidur mendekapnya. “Dia ini lewat mana?” desis Sarah menatap ke arah pintu, di mana kunci masih melekat di sana. Sungguh aneh. Tanpa disangka, Alex telah membuka mata dan langsung berada di atas Sarah, membuat Sarah meronta, menggelengkan kepala dengan cepat. Tangannya telah diangkat ke atas oleh suaminya itu. Sarah mendadak pasrah dengan ciuman Alex di wajahnya. “Jika aku tidak bisa melalui pintu, ada jendela yang bisa kulewati,” ejek Alex di telinga Sarah. Alex melanjutkan permainannya sampai Sarah mendapatkan pelepasan, bahkan malam ini Sarah mendapatkannya berkali-kali. Rasanya lemas sekali, tapi itu membuat Sarah tertidur dengan sangat nyenyak dan tidak lag

