Sarah keluar dari kamarnya saat dia tidak mendapati sang suami di sebelahnya. Dia melangkah ke dapur untuk mengambil segelas air putih. Sarah berjalan membawa gelas yang masih berisi air itu seraya memandang ke taman. Dia melihat suaminya di teras taman dengan wajah murung. Sarah mendekati sang suami dan menyodorkan segelas air itu ke arah Alex. “Kamu, kenapa bangun, Sayang?” tanya Alex terperanjat dengan kedatangan Sarah. “Aku terbangun dan tidak menemukanmu di sampingku, jadi aku mencarimu,” sahut Sarah, kembali menyodorkan gelas karena Alex masih belum menerimanya. Dia duduk di samping Alex. “Minumlah, Sayang. Kamu kelihatan gelisah. Mungkin segelas air bisa mendinginkan pikiranmu,” ujar Sarah tersenyum. Entah apa masalah suaminya, yang pasti dia ingin memberi kenyamanan pada suam

