Soleh? Aku mendengkus tidak suka! Mengapa dia harus datang lagi? Paling tidak jangan dalam waktu dekat ini. Firasatku tidak baik. Mas Fauzi baru saja berubah. Bagaimana jika nanti laki-laki ini mempengaruhinya lagi? Soleh Si Biang Kerok yang menyebabkan prahara rumah tanggaku selama ini. Dia orang yang pertama kali mengenalkan Mas Fauzi pada kebiasaan sabung ayam. Hingga akhirnya Mas Fauzi keranjingan, lupa diri, lupa keluarga. Terang saja, aku sangat tidak menyukai laki-laki ini. "Kang," panggilnya pada Mas Fauzi. "Maaf, baru sempat jenguk," lanjutnya sambil menyerahkan sebuah bungkusan kado. Aku hanya melihat sebentar kemudian kembali duduk di sisi Aqmar. Malas untuk ikut bergabung. "Tidak apa-apa. Tidak perlu repot-repot." Terdengar sahutan dari Mas Fauzi. "Istrimu mana?" "Ada

