"Ibu berjanji tidak akan berlaku buruk lagi padamu. Ibu berjanji tidak akan pernah menyakitimu lagi. Ibu berjanji akan menjadi mertua, sekaligus ibu yang baik untukmu," ucap Berta. Seraya memeluk Nadira dengan erat. Saat gadis itu menginjakkan kakinya di rumah, dan Berta lah yang membukakan pintu untuknya. Tak butuh waktu lama bagi wanita paruh baya itu untuk berpikir apa yang harus dilakukannya saat berhadapan dengan Nadira. Ia langsung saja memeluk dan mengucapkan apa yang sudah lama ingin diucapkannya selama ini. Tidak peduli Nadira akan marah ataupun menolak keberadaannya. Yang jelas ia sudah mengungkapkan seluruh isi hatinya. "Aku terima seluruh janji dan perkataan maaf dari Ibu. Setelah ini aku berharap tidak ada lagi masalah yang baru dan aku mohon Ibu lupakan segala hal yang

