Dengan malas, Aldan menjalankan karakter dalam game yang ada di ponselnya. Dagu cowok itu terkulai lemas di atas meja sementara ponsel yang ada di hadapannya ia mainkan tak minat. Sesekali cowok itu mengembuskan napas panjang, membuat sebagian rambut gondrongnya yang menutupi dahi tanpa sengaja tertiup. Gilang yang melihat hanya temannya itulah satu-satunya yang tak makan diantara anak-anak lain di mejanya, kontan menyikut lengan Aldan lalu menunjuk mangkuk makanannya dengan dagu. "Lo enggak makan?" tanya Gilang. Aldan menggeleng tak acuh sambil sibuk menekan-nekan layar ponselnya tanpa tenaga. Ia sepenuhnya mengabaikan tatapan teman-temannya yang kini tertuju ke arahnya dengan pandangan heran bercampur tanya. "Kenapa dia?" tanya Niko seraya menatap Aldan bingung. Gilang meng

