bab 33

1487 Kata

Di ruang keluarga yang luas dan megah, suasana terasa tegang. Budi duduk di sofa besar, matanya terpaku pada layar televisi yang menayangkan berita ekonomi. Di sebelahnya, Irina, istrinya, memandang dengan wajah cemas saat suara pintu utama terbuka. Ethan, dengan langkah tenang namun penuh keengganan, akhirnya pulang setelah dua minggu lebih menghilang tanpa kabar. "Ethan!" panggil Budi lantang, suaranya menggema di ruangan besar itu. "Ke sini!" Ethan menahan napas, melirik sekilas ke arah ayahnya yang sudah berdiri, matanya penuh selidik. Dengan malas, ia mendekat. "Dari mana kamu?" tanya Budi tajam, tanpa basa-basi. Ethan menghela napas, mencoba tetap tenang. "Ada pekerjaan di luar kota," jawabnya singkat. Budi mengerutkan kening, wajahnya berubah marah. "Pekerjaan macam apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN