Marcella dan Elisa berdiri di depan pintu. Mereka mendekatkan telinga ke arah dinding seolah sedang menguping pembicaraan dari dalam ruangan. Tetapi keduanya merasa cemas ketika tidak mendengar jawaban apapun dari Valaria. Bahkan ruangan di balik pintu itu terasa sunyi. Marcella dan Elisa sudah tidak mendengar apapun dari dalam. "Apa rencana kita membantu Seth akan berhasil?" bisik Elisa cemas. Marcella menghela napas pelan. Kini dia sudah berdiri tegak membuat Elisa mengikutinya. Pandangan Marcella sekilas tertuju pada dinding pintu dan kembali menatap Elisa. "Kita tahu seperti apa Vale. Tapi, Seth juga tidak bisa menyembunyikan kebenaran itu terlalu lama. Karena mungkin saja ... Vale tidak akan pernah memaafkan Seth jika tahu hal itu dari orang lain," gumam Marcella membuat Elisa m

