"Sebenarnya ... Aku pernah satu sekolah dengan Valaria." Kalimat yang terlontar dari mulut Seth cukup membuat Marcella dan Elisa terkejut. Keduanya terperangah dengan mata lebar yang tertuju pada Seth. "Maksudmu?" tanya Marcella karena belum begitu mengerti dengan ucapan Seth. Seth kembali menarik napasnya yang mulai terasa berat. Dia menyesap minumannya untuk mengontrol kecemasannya. Dirinya harus bisa tetap terlihat tenang di depan dua wanita itu. "Aku adalah pria yang kau maksud tadi," jawab Seth seraya menatap Elisa. "Ya?" sontak Elisa menaikkan kedua alisnya. Sekilas dirinya beradu pandang dengan Marcella. "Sebenarnya aku yang dimaksud Valaria. Siswa laki-laki yang .... " Seth tidak bisa melanjutkan ucapannya. "What?!" ucap Marcella dan Elisa bersamaan. Mereka tampak sem

