Meskipun Ibu meninggalkan Rizal sejak berusia 4 tahun, membuatnya merasa dibuang dan ditinggalkan. Juga tidak ada yang mengurus apalagi menyayangi. Saat itu hatinya sakit, terluka dan ingin membenci. Namun, ada satu alasan kenapa Rizal masih mau menunggu Ibu sampai kelas 2 SD. Selama 4 tahun berharap ibu datang kembali dan membawanya ikut serta. Yakni, ingatan tentang ibu yang mengelus kepalanya setiap malam. Memberikan makanan enak meskipun harus menjual barang. Terus menggenggam tangan kecilnya ketika menyebrang jalan. Berusaha membelikan baju supaya tidak diejek teman-teman. Rizal merasa bahwa ibu menyayanginya. Saat itu Rizal berpikir bahwa pasti ibu akan kembali untuk membawanya pergi, mungkin saja ibu mencari tempat tinggal dulu sebelum menjemputnya. Maka ia terus menunggu deng

