Pov : SISKA Air mataku menetes seketika saat dokter tak bisa menyelamatkan janinku. Ya ... aku keguguran! Semua ini terjadi karena Mas Indra. Dia yang membuat lantai kantor itu licin hingga membuatku terpeleset dan jatuh begitu saja. Erik membantuku mengurus semuanya bahkan dia juga yang membiayai biaya rumah sakit yang mungkin terbilang lumayan karena aku juga harus dikuret. Entah mengapa aku mulai jengah dengan Mas Indra. Dia berubah. Tak lagi seperti dulu. Kulihat Mas Indra masuk kamar dengan wajah resah. Dia gegas menghampiriku yang masih lemah di atas ranjang lalu menyeka peluh yang ada di dahiku. "Semua gara-gara kamu, Mas. Keruwetan dalam hidupku terjadi sejak ada kamu dan mantan istrimu itu. Kalian yang selalu membuat hidupku runyam. Kamu dan ibumu meragukan janin ini, kan? Sek

