Kejutan untuk Clara 2

2167 Kata
Clara lalu berjalan dan akan kembali ke ruangan tempat acara berlangsung. Dan sebelum sampai di pintu masuk, Clara memberikan buket bunga yang dipegangnya pada seorang panitia yang memanggilnya tadi, untuk ditaruh di meja tempat menaruh bunga bunga, lalu berjalan masuk ke ruangan. Baru duduk di tempat duduknya tadi, MC acara itu mengundang Clara untuk naik ke panggung. Dengan wajah bingung, Clara lalu berdiri sambil menatap Carlo yang sedang tersenyum padanya dan malah menyuruhnya cepat cepat ke panggung. Clara hanya bisa ikut tersenyum lalu para tamu yang ada disitu mengiringi langkahnya dengan tepuk tangan. MC yaah.. inilah princess kita malam ini.. kita akan kasih surprice ke princess kita malam ini.. Clara hanya bisa tersenyum bingung dan pandangannya tak lepas dari Carlo yang hanya menatapnya juga sambil tersenyum senyum. Pandangan Clara seolah sedang bertanya pada adiknya itu tentang apa yang terjadi, tapi tidak menemukan jawaban. MC lalu menyuruh Clara menghadap ke arah para tamu, sementara seseorang sedang berjalan dari belakang panggung dengan pelan pelan, sambil membawa sebuket bunga mawar merah di tangannya. MC sambil memceritakan tentang perjuangan Clara dalam membantu pemilik cafe and resto ini, yaitu adiknya Carlo, lalu para tamu memberikan tepuk tangan yang meriah untuknya. Dan tanpa Clara sadari sudah ada seseorang di belakangnya. Dan saat MC selesai bercerita, MC menjauh beberapa langkah dari Clara. MC okey.. saatnya memberi surprice pada princess kita.. hai princess, bolehkah kamu melihat kebelakangmu? Clara yang melihat ke arah MC, lalu memutar badannya dan melihat kebelakang. Begitu terkejutnya Clara, karena melihat ada orang di belakangnya, tapi wajahnya ditutupi oleh buket bunga. Clara masih tersenyum dan menjadi penasaran siapa orang ini. Lalu orang itu membawa buket bunga itu kepada Clara, lalu melihat dari samping buket, sambil berkata "Happy Birthday sweety" Clara sangat terkejut sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya, lalu matanya mulai berkaca kaca. Tubuhnya seperti membeku karena terkejutnya, lalu tepuk tangan yang meriah kembali terdengar. Orang itu langsung memeluk Clara, lalu membisikkan kata "Happy Birthday my sweety.. i love you" Airmata bahagia Clara tak tertahankan lagi, akhirnya mulai membasahi wajah cantiknya itu. Clara dengan suara sendu Dave.... Dave iya sayang.. ini aku... Clara Dave.... Dave lalu melepaskan pelukannya dari Clara, lalu memberikan buket bunga yang dipegangnya itu. Clara pun menerimanya tapi masih dalam keadaan terharu. Dave mengambil sapu tangan dari saku celananya, lalu menghapus airmata Clara. Dave aku sudah menyiapkan sapu tangan ini dari rumah, aku tau pasti akan ada airmata bahagia disini... hehehe... Clara lalu tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan perkataan Dave. Dave pun ikut tertawa melihat Clara tertawa padanya. MC lalu menceritakan perjalanan Dave sampai tiba di tempat ini. Clara terkejut mendengarnya lalu menatap Dave selama MC bercerita. Dave hanya bisa tersenyum pada Clara lalu memainkan matanya pada Clara. Dan selesai MC bercerita, MC memberikan kesempatan pada Dave untuk mengatakan sesuatu pada Clara. Dave lalu melihat ke arah Clara, lalu mengambil sesuatu di kantong jasnya. Lalu dia berlutut dengan satu kakinya. Clara kaget melihat itu, dan hanya bisa terdiam seperti patung. Dave lalu membuka kotak kecil yang diambil dari kantongnya itu, dan menunjukkannya pada Clara sambil berkata. "will you marry me?" Clara kaget melihat itu, dan lebih kaget juga mendengar kata kata Dave. mata Clara menjadi sangat panas dan cairan keluar dari matanya, membuat Clara tak bisa menahan perasaannya. Perasaan haru, senang, sedih, bahagia, gugup, takut, semuanya menjadi satu. Dave masih menunggu jawaban dari Clara, dan matanya masih menatap mata Clara. Clara tau Dave menanti jawaban Clara, tapi Clara seolah menjadi patung dan tak bisa bergerak saking terharunya dan menjadi sangat tegang, tapi airmatanya masih mengalir. Lalu MC membantu Dave dengan memanggil nama Clara. Lalu Clara tersadar dari ketegangannya dan langsung menganggukkan kepalanya dengan matanya masih menatap mata Dave. Dan dengan semangatnya Dave langsung berdiri diiringi suara tepuk tangan yang meriah dari para tamu tamu, lalu mendekati Clara dengan jarak yang sangat dekat, membuat jantung Clara berdetak makin kencang. Dave dengan senyumannya mengambil cincin dari kotak kecil lalu memakaikannya pada jari manis Clara. Cincinnya sangat indah, dan sangat pas di jarinya Clara. Dave lalu menghapus airmata Clara dengan sapu tangan tadi, lalu Clara menjadi malu lalu tersenyum. Dave lalu mencium dahi Clara dan diikuti dengan tepuk tangan dari para tamu. Lalu Dave berbisik pada Clara "Thank you so much Clara Alexandra, i love you so much" Clara menjadi malu dan hanya bisa tersenyum pada Dave. Dave lalu mencium pipi Clara, membuat muka Clara terasa menjadi panas. Lalu dari belakang panggung juga, datang papa dan mamanya Dave. Clara kaget melihat mereka, dan juga sangat bahagia melihat kedatangan mereka. Lalu mamanya Dave langsung memeluk Clara dan mengucapkan terima kasih pada Clara karena mau menerima Dave dan mengucapkan selamat ulang tahun untuknya. Papanya Clara juga melakukan hal yang sama dan berkata hal yang sama. MC lalu mengajak keluarga Clara naik ke panggung, dan bergabung bersama mereka. Lalu MC memberikan kesempatan pada papanya Dave untuk menyampaikan sesuatu. Lalu papanya Dave mengucapkan selamat ulang tahun pada Clara, lalu menyampaikan selamat pada Carlo dan istrinya atas pernikahan mereka sebulan yang lalu, dan mengucapkan selamat atas opening cafe and resto mereka ini. Lalu mengatakan niat keluarga mereka untuk bisa melamar Clara malam ini, dan ingin meminta restu agar anak mereka Dave bisa menikah dengan Clara. Lalu papanya Clara mendekati Clara dan meminta jawaban Clara. Clara berpikir tak ada alasan lagi untuk menolak, lalu Clara menganggukkan kepalanya. Papa Clara langsung tersenyum dan menganggukkan kepalanya ke arah papanya Dave. Akhirnya papanya Dave bahagia dan menyampaikan bahwa lamaran mereka telah diterima dan mereka akan membicarakan pernikahan anak anak mereka nanti di rumahnya orangtua Clara. Dan tepuk tangan yang meriah pun langsung terdengar. Lalu MC memanggil Judika kembali, lalu membawakan 2 lagu lagi untuk menutup acara pada hari ini. Seluruh keluarga Dave dan clara turun dari panggung, dan duduk di tempat yang sudah disediakan. Mutiara langsung mendekati Dave dan duduk di pangkuan Dave. Mutiara ayah.. makasih ya... Dave makasih untuk apa? Mutiara kalena mau ngajak mama nikah. Dave oh.. iya Mutiara akhilnya.. mama pasti bahagia sama ayah.. jadi ayah halus bisa bikin mama happy telus ya ayah.. Dave iyaa.. pasti dong.. ***** Acara telah selesai, dan keluarga Dave di undang keluarga Clara untuk ke rumah mereka. Dan mereka semua pun berkumpul disana. Dave dan Clara masih di mobil dalam perjalanan menuju rumahnya Clara. Mereka rombongan terakhir, karena ada hal yang harus diselesaikannya tadi di sana sebelum pulang. Dan di dalam mobil, mereka mengobrol. Clara Dave.. jadi kamu bohongin aku ya? Dave bohong??? Clara iya.. kemaren kemaren aku tanya kamu apa mau datang ke acara Carlo ini, tapi jawaban kamu ngak bisa karena kamu sangat sibuk. tap buktinya? Dave heheh.. sayang... kalo aku jujur ke kamu, itu artinya bukan surprice dong malam ini.. Clara iya.. tapi kamu bohong loh Dave.. Dave iya deh.. iya.. tapi ini bukan bohong yang dalam arti jahat kan sayang..? ini juga aku sampe bohong begini karena untuk kamu.. tapi.. jujur ya... aku deg degan banget loh tadi... dan aku takut memikirkan jika aku akan ditolak kamu.. Clara hah...??? Dave iya... aku masih berpikir kamu belum mau buka hati untuk aku... Clara hanya menatap Dave. Clara melihat ketulusan dimata Dave. Dave jujur aja, sejak Carlo mengatakan dia akan membuat acara ini, aku mulai memikirkan cara agar aku bisa kasih kejutan sama kamu, karna pas banget dengan hari ulang tahun kamu, dan Carlo menyarankan untuk melamar kamu.. awalnya aku takut, takut nanti kamu bakalan marah atau benci sama aku, tapi Carlo yang bantu menenangkanku dan menyemangatiku.. jadi aku memberanikan diri dan minta bantuan mama sama papaku.. dan terjadilah seperti malam ini.. atau.. apa kamu benar benar marah padaku? Clara masih menatap Dave dengan diam. Dave melihat Clara yang hanya menatapnya tapi tak berekspresi apapun. Dave menjadi panik dan memilih menghentikan mobilnya di pinggir jalan lalu menatap serius pada Clara. Dave sayang.. kamu kenapa diam aja? apa kamu benar benar marah padaku?? Clara masih diam. Dave menarik kedua tangan Clara dengan kedua tangannya, lalu menggenggamnya. Wajah Dave benar benar serius dan menjadi seperti orang yang telah berbuat kesalahan yang sangat besar, lalu matanya mulai berkaca kaca. Clara masih memilih diam dan menatap Dave dengan intens. Dave sayang.. tolong katakan sesuatu.. aku jadi takut nih.. Sambil Dave menggenggam kuat tangan Clara. Dave sayang.... Clara tak bisa lagi menahan tertawanya melihat wajah permohonan Dave. Akhirnya tertawanya pecah dan itu sangat mengagetkan Dave. Clara tertawa sampai airmatanya keluar, membuat Dave hanya bisa pasrah melihatnya. Clara ih.. lucu banget deh wajah kamu Dave.. hahahah... oh my god.. maafkan aku... hahahaha... Dave lalu menarik tangannya dari tangan Clara dan menaruh kudua tangannya di setir mobilnya, lalu kepalanya ikut bersandar di kedua tangannya itu, sambil menarik dan membuang nafasnya panjang. Clara yang masih tertawa melihat itu, lalu menarik kembali tangan satunya Dave dan berkata. maafkan aku Dave sayangku.. aku hanya ngak tahan melihat wajah lucumu itu.. itu hukumannya karena kamu udah bohongin aku.. Clara berbicara masih dengan sambil tertawa. Tapi Clara berusaha membuat Dave tidak merasa enak lagi, Clara ingin Dave ikut tertawa dengannya. Clara lalu menggenggam tangan Dave itu dengan kedua tangannya, lalu mencium tangannya itu. Dave langsung menatap Clara dengan heran tapi Clara membalas tatapannya itu dengan mengedipkan matanya pada Dave. Akhirnya Dave tak bisa menahan senyumannya. Dan clara pun merasa puas karena sudah melihat senyumnya Dave. Clara masih menggenggam tangan Dave lalu berbicara lagi. Daveku sayang.. kenapa aku harus marah sama kamu heh? apa pantas kamu itu dimarahin? kayaknya ngak pantas deh.. kamu itu pantasnya disayangi deh.. lebihnya lagi pantasnya di cintai... duuuh.. kenapa sih kamu jadi orang baik banget begini heh? dan kalau di perhatikan, ternyata kamu ganteng banget ya? hehehe... Wajah Dave langsung berubah menjadi pink, Dave menjadi sangat tersanjung mendengar pujian dari Clara. Dan melihat Dave mwnjadi seperti itu, Clara melanjutkan kata katanya. Daveku sayang.. harusnya aku bertrima kasih sama kamu.. karna kamu mau menyayangiku dan mencintaiku, aku dan anak anakku sangat beruntung memiliki kamu Dave.. dan jujur.. malam ini surprice banget.. kamu berhasil membuat kejutan padaku.. rencanamu berhasil total... bangeeeetttt.... untungnya make up ku ngak luntur loh gara gara airmataku yang banyak tadi.. hehehe.. dan surprice juga, karna kamu udah sediain sapu tangan buat persiapan ngelap airmataku.. hahahah... Dave tak bisa menahan airmata bahagianya, dan juga tak bisa menahan tawanya, karna Clara membahas sapu tangan itu. Dave hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil tertawa. Dave lalu mencium kedua tangan Clara yang masih menggenggam tangannya itu. Trima kasih sayang.. dan kamu berhasil menghukumku malam ini. Tapi aku terima.. sumpaaaah... tadi aku takut banget sayang, aku takut kamu benar benar marah padaku.. aku hanya bisa bilang trima kasih, dan.... i love you.. i love you.. i love you... Clara lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Dave, lalu Clara langsung mencium bibir Dave. Dave kaget tapi langsung merespon ciuman Clara itu. Clara mencium bibir Dave dengan lembut. Clara lalu memiringkan kepalanya, lalu mencium setiap inci bibir Dave. Dave pun membalas ciuman Clara dengan lembut. Ciuman Clara itu hanya berlangsung beberapa detik, tapi membuat d**a keduanya bergejolak, lalu Clara kembali mengecup bibir Dave sambil tersenyum manja. Dave berusaha menahan gejolak di dadanya, karena mereka masih berada di dalam mobil. Clara ayo kita pergi. pasti orang orang dirumah lagi menunggu kita.. Dave ohya benar.. hehehe.. lets go... Dave lalu menghidupkan mobilnya dan mereka pun berangkat menuju ke rumahnya Clara. Diperjalanan, Clara masih menggoda Dave dengan kata katanya yang membuat Dave tak bisa berhenti tersenyum tapi juga dengan perasaan malu dan menjadi gugup. Clara kok kamu jadi ganteng banget ya? kayaknya selama ini aku kurang memperhatikan wajah kamu deh.. kok kenapa malam ini kamu ganteng banget ya??? Dave kan aku memang ganteng.. Clara iya sih.. duuh.. jadi minder nih.. gimana kalo nanti ada yang bilang kita ngak cocok? Dave maksud kamu? Clara iya.. gimana kalo nanti ada yang bilang.. wah..yang lakinya ganteng banget, tapi kok bininya jelek banget sih? ngak cocok banget deh... Dave berarti yang bilang bininya jelek itu, matanya lagi ketutup lalat kali.. sampe lihatnya ngak jelas gitu... hahahah... Clara hahahaa... tapi.. serius loh sayang.. kamu ganteng banget deh.. jadi pengen peluk kamu deh ah... Dave hei.. jangan menggoda ya... Clara tapi serius loh sayang.. penampilan kamu malam ini juga menunjang banget, makin kelihatan machonya kamu.. duuuh.. gemes deh... ah... eh.. by the way.. kok kita berdua kayak couple ya? serius deh.. Clara memperhatikan pakaian yang dipake Dave. Jas birunya senada dengan gaun birunya Clara. Clara baru menyadarinya. Dave hanya bisa tertawa mendengar pernyataan Clara itu, dan bertanya dengan santai. Dave kamu baru menyadari itu? Clara melihat wajah Dave yang hanya santai dan bertanya padanya. Clara yaa.... Dave heehehe.. sayang.. gaun kamu ini pilihan aku loh.. Clara hah??? Dave iyaa sayang.. Clara astaga sayangku.. kamu kok so sweet banget begini sih? sampe baju aja diperhatikan, gimana nanti akunya ya.. duuuh... pasti makin diperhatiin deh... Dave yaa pastilah sayang... kamu akan jadi nomor 1 nya aku.. Clara hmmm... jangan cuma ngomong doang ya... awas kalo sampe ngak di lakuin.. Dave biarkan waktu yang berbicara.. Clara ehmm.. pintar sekarang ya... Mereka berdua pun tertawa bersama. Dan tak terasa mereka sudah sampai di rumahnya Clara. Semua keluarga sudah berkumpul disitu, dan menunggu mereka berdua. Mereka pun langsung duduk dan bergabung bersama keluarga. Dan perbincangan pun berlangsung.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN