"Pergi kamu dari sini!" bentak tante Mona sambil menunjuk pintu keluar. Nyeri diperlakukan bagai binatang oleh istri. Namun mau bagaimana lagi, aku tak mampu berbuat apa pun. Aku tak memiliki kuasa. Sekarang uang adalah raja. Semua bisa dibeli jika memiliki harta. Seperti yang dilakukan tante Mona kepadaku. Bahkan tak hanya aku yang menjadi korban. Banyak lelaki lain yang bernasib sama denganku. Sebagai pemuas nafsu saja. Berjalan sambil menggendong ransel di depan. Tangan kiri menutup p****t agar bau tak menyebar kemana-mana. Untung saja tidak banyak yang keluar. Melangkah melewati asisten rumah tangga. Wanita berdaster lengan pendek itu menutup hidung saat berpapasan denganku. Membuatku tak merasa nyaman. "Bau apa ini?" Supri menutup hidung saat aku berada di depannya. "Maaf Mas

