Arthur Diculik?

1462 Kata

Pagi yang dingin menyelimuti villa di pinggir kota itu, dan suasana di dalamnya terasa begitu hening, hampir seperti tak ada kehidupan. Aletta duduk termenung di kursi ruang tamu yang sepi, mata tertutup rapat, seolah mencoba menenangkan pikirannya yang kacau. Di luar sana, angin berhembus lembut, dan dedaunan bergerak perlahan, seolah-olah alam pun memahami apa yang Aletta rasakan di dalam dirinya. Pikirannya melayang kembali pada kejadian tiga hari yang lalu, saat ia melepaskan kata-kata tajam pada Matthew, kata-kata yang membuatnya sedikit menyesalinya. Makiannya terhadap pria itu telah meluncur keluar tanpa kendali, dipicu oleh segala kekecewaan dan kebingungan yang bertumpuk selama ini. Namun, di balik semua amarah itu, ada satu hal yang tak bisa disangkal, ia harus menjaga putra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN