Di hadapan sebuah rumah besar yang terlindung oleh pagar tinggi, Aletta berdiri kaku, tubuhnya seperti dibekukan oleh kejutan yang datang begitu mendalam. Di depan matanya, Matthew berdiri tegak, sementara di sampingnya, Arthur tampak berdiri dengan tenang. Wajah Aletta menegang, jantungnya berdegup keras. Bagaimana mungkin pria itu bisa menemukan tempat ini? Rumah yang telah ia sembunyikan begitu rapat selama bertahun-tahun, jauh dari mata Matthew, jauh dari segala kemungkinan. Tatapan Aletta kini tertuju pada putranya, tubuhnya seolah terhenti sejenak. Wajah Arthur terbalut perban kecil di pelipis, dan tangan kanannya tampak terluka. Seberkas kekhawatiran langsung menyergap hati Aletta. Dengan gerakan hati-hati, Aletta menarik putranya mendekat, berusaha menjauhkannya dari Matthew,

