Kabar Buruk

1586 Kata

Langit gelap, dipenuhi awan tebal yang menutup sisa-sisa cahaya senja. Hujan turun deras, mengguyur jalanan kota tanpa henti. Tetesan air membasahi aspal hingga penuh genangan, sementara suara hujan bercampur dengan kesibukan kota yang tetap berjalan. Lampu-lampu jalan tampak buram, cahayanya terhalang oleh tirai hujan yang terus mengguyur. Di tengah dinginnya hujan, Matthew berjalan cepat, tubuhnya basah kuyup. Pakaiannya menempel erat di badannya, dan rambut hitamnya melekat di dahi. Langkah-langkahnya memercikkan air genangan, tapi ia terus berjalan tanpa peduli. Napasnya terdengar berat, dan wajahnya menunjukkan keseriusan yang mendalam. Dengan pandangan lurus ke depan, ia tampak seperti seseorang yang sedang mengejar sesuatu, tak terhenti meski hujan terus mengguyur, pikirann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN