Pakaian sobek?

1831 Kata

"Iya, Neni ada apa?" tanyaku setelah wajahnya menyembul di balik pintu yang kubuka. "Bapak menunggu Nyonya di depan." Kubuka pintu lebih lebar. "Di depan? Apa katanya?" Neni menggeleng. "Sepertinya Bapak ingin mengajak Nyonya pergi. Beliau juga meminta saya menyampaikan pada Nyonya untuk berganti pakaian." Pergi? Dia mau mengajakku kemana? "Nyonya Luna." "Ya," sahutku terkejut mendengar panggilannya. "Biar saya membantu Nyonya berpakaian, boleh saya masuk?" "Oh begitu, i–iya silakan." Aku mempersilakannya masuk ke dalam kamar. Neni membuka lemari pakaianku. Matanya jeli bergerak menjelajahi isi lemari, memilihkan mana pakaian yang cocok. "Yang ini saja," pilihku menunjuk satu pakaian bentuk dres polos lengan panjang. Walaupun sebenarnya bukan pilihan favorit, dan aku belum terb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN