Siapa yang Masuk Rumah Sakit?

1842 Kata

Wanita yang mengaku mengenal Pak Arik, semakin meneliti wajah suamiku itu. "Dokter Vivi, apa kabar?" Suamiku menyapa balik wanita yang berdiri di depannya. Dokter Vivi? Jadi wanita ini dokter juga, tapi kenapa bisa kenal dengan suamiku, dan apa hubungan mereka? Teman atau …. Aku mengambil buku-ku yang sempat terjatuh tadi yang sudah berada di tangan Pak Arik dan kini sedang disembunyikan di belakang badannya. "Baik. Kamu ngapain di sini, Rik? Sama Alisa? Di mana?" Aku yang terlindung badan Pak Arik dan berada tepat di belakangnya, memilih duduk di kursi tunggu yang kosong–yang berada tepat di sampingku. Mencoba menghindar dan berpura jadi orang asing. Syukurnya lagi bangku tunggu ini kosong dan tidak banyak orang. Gugup, aku harus ngapain? Tetap begini atau pergi? Aku tidak ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN