Bertemu Seseorang

1572 Kata

"Bersiaplah Lun, kita akan pergi." Alisa mengambil ponselnya dan ingin beranjak dari ruangan ini, tapi kucegat. "Kenapa Kak Alisa melakukan itu?" tanyaku yang masih mencengkram lengannya. "Itu apa?" jawabnya menyorot tajam ke tanganku seperti tak suka. Melihatnya segera kulepaskan cengkeramanku. "Tentang semalam." Singkat saja tapi aku yakin Alisa paham. "Ada apa dengan semalam?" tantangnya. Alisa kembali duduk. Terkesan kasar saat bertanya, tidak selembut biasanya. Mimik wajahnya nampak jelas kalau dia sedang marah padaku. Pasti karena perlakuan suaminya barusan. Namun kenapa aku yang jadi imbasnya? "Aku yakin Kak Alisa paham maksudku dengan semalam. Untuk apa Kakak melakukan hal itu kalau akhirnya Kak Alisa cemburu." "Cemburu?" Alisa terkekeh. Lalu tersenyum kecut. Dia menatapku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN