Kacy memasuki wilayah sekolahnya dan kemudian memarkirkan mobilnya. Hari ini dia memakai mobil Bibinya lagi. Bahkan Bella mengatakan bahwa mobil itu boleh dimiliki untuk Kacy. Entah serius atau tidak, Kacy hanya tertawa mendengarnya. Tentu dia sangat tergiur dengan tawaran itu, tetapi itu menimbulkan tanya bahwa sebenarnya sekaya apa keluarga ibunya. Dia tidak mengetahui apa pun tentang ibunya. Kacy keluar dari mobil dan di sampinya sudah ada Daniel bersender pada mobilnya yang tepat diparkir samping mobil Kacy. Daniel berdiri menatap Kacy dengan gaya sombongnya seperti biasa. Kacy mengerutkan dahinya menatap Daniel balik. “Ada apa?” tanya Kacy bingung. Daniel tersenyum dengan khas. “Mobil yang bagus dikendarai oleh pemilik yang cantik,” puji Daniel. Kacy terkekeh menden

