Percival meneguk lagi air putih di gelasnya yang baru saja Kacy tuangkan setelah beberapa saat sebelumnya dia habiskan. Kemudian ia mengelap keringatnya dan kembali minum air putih terus menerus seperti itu. Dia menutupi kegugupan sekaligus kepanikannya di meja makan ini. Kacy yang duduk di samping Percival, menatap dengan khawatir melihat keadaan kekasihnya saat ini. Menurutnya Percival terlalu memaksakan diri. Di seberang mereka ada Tuan Trace yang berhadapan langsung dengan Kacy, dan Bella yang berhadapan dengan Percival. Jika Tuan Trace berada di depan Percival, saat ini mungkin Percival sudah menjadi lelehan pasta, persis seperti yang baru saja mereka makan. "Bagaimana rasa pastanya?" tanya Bella kepada Percival. Percival langsung mengangguk dengan cepat dan kaku. "Lezat

