Bab-66

1119 Kata

Udara pagi di taman kota mulai berangsur sejuk. Langkah kaki Jesslyn melambat ketika ia sudah hampir sampai di tempat parkir. Nafasnya masih tersengal, wajahnya sedikit basah oleh keringat, tapi pikirannya lebih tenang setelah sekian lama berlari. Ia meraih botol minum yang Andy berikan tadi dan meneguknya pelan. Namun ketenangan itu runtuh saat sebuah mobil hitam berhenti tidak jauh dari tempatnya berdiri. Dari balik kaca yang perlahan turun, terlihat sosok wanita dengan aura yang tak bisa diabaikan. Mata Jesslyn membeku. Yoora. Wanita itu melangkah keluar dengan sepatu hak yang mengetuk pelan aspal, rapi tanpa cela, seolah keberadaannya di taman kota pun masih seperti menghadiri pertemuan penting. Rambutnya ditata sempurna, tatapannya lurus menusuk. Jesslyn meneguk ludah, mencoba menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN