Tiga hari telah berlalu, tetapi Eleena masih marah padanya. Segala cara sudah dilakukan Arkanza untuk membujuk saudarinya, namun tak ada satupun yang berhasil. Sekarang, dia benar-benar lelah. Eleena selalu menghindarinya. Tak pernah menyahut saat diajak bicara. Sebegitu kecewanya kah, Eleena yang kembali gagal kencan dengan Dion?. Flashback on Setelah makan dan meminum obat, kondisi Arkanza menjadi lebih baik. Dia terus menatap saudarinya yang gelisah. Satu jam lagi pukul tujuh malam, namun Eleena belum memiliki keputusan. Dia bimbang untuk memilih siapa, saudaranya yang tengah sakit atau Dion yang mengajaknya kencan. Jujur saja, dia merasa kesal karena saudaranya yang jatuh sakit berpotensi menggagalkan acara kencannya. Bagaimanapun, dirinya tak akan tega meninggalkan Arkanza sendirian

