29.

2111 Kata

Setibanya di dalam kamar, Eleena langsung mengemasi pakaiannya ke dalam koper. Dia sudah tak bisa lagi tinggal seatap dengan saudaranya yang telah mengkhianati persaudaraan mereka. Rencananya, dia akan pergi ke villa milik keluarganya yang ada di desa. Hanya tempat itu harapannya untuk bisa menenangkan diri. "Eleena, lo mau kemana?" tanya Meisya yang terkejut melihat sahabatnya yang tengah berkemas. Dia sama sekali tak mengetahui penyebab Eleena yang sepertinya ingin pergi dari rumah. Namun, dirinya yakin, jika hal tersebut berkaitan dengan Arkanza. Eleena menghapus jejak air matanya. Dia tidak akan menangis lagi. Pergi dari rumah adalah pilihan satu-satunya. Karena setiap melihat saudaranya, dia kembali merasa sakit di hatinya. Apalagi, saat mengingat mereka yang berpelukan di halaman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN