Alina mengerjapkan matanya saat dia terbangun, matahari sudah mulai muncul dari tempat persembunyiannya, terdengar sayup-sayup suara burung berkicau. Alina bangkit dan membuka tirai jendela yang ada di balkon kamar itu, hawa dingin mulai masuk ke dalam kamar karena hari masih Pagi-Pagi sekali. Stefan masih nampak tertidur di sebelahnya. Sejak habis makan malam bersama, Stefan langsung naik ke kamar lagi, dia tidak mengobrol atau melakukan aktifitas seperti biasanya. Biasanya setiap malam mereka pasti melakukan hubungan suami istri, Stefan selalu menginginkan itu. Tapi malam tadi Stefan langsung tidur begitu saja. Tadi malam Stefan juga sedikit makannya, sikapnya cuek dan acuh, mungkin karena masih marah pada Alina karena masalah kebohongan itu. Alina kemudian merapatkan selimut Stef

