Rencana Pernikahan

1011 Kata

Setelah selesai sarapan di rumah Pak Doni dan Bu Indri, Stefan lalu mengantar Alina ke rumah Bude Tatik. Lovely nampak sedang bermain bersama dengan Opa dan Omanya. Opa dan Omanya sangat senang sekali bisa bermain dengan cucu satu-satunya itu. Bude Tatik yang sedang menjemur kerupuk di depan rumahnya nampak terkesiap melihat kedatangan Alina dan Stefan. Dia langsung berlari memeluk Alina dengan erat, menumpahkan segala kerinduannya, karena sudah lama juga Alina tidak pulang kampung. "Kau apa kabar Lin? Bude kangen!" ucap Bude Tatik. "Aku juga kangen Bude, Bude sehat kan? Mbak Rini juga sehat Bude?" tanya Alina. "Iya, kami semua di sini sehat-sehat! Ayo masuk, Nak Stefan, kau makin gagah saja!" jawab Bude Tatik. Stefan hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Mereka kemudian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN